Sunday, November 30, 2014

Purbasari Spa Aromatherapy Body Scrub Review

Purbasari  Spa Aromatherapy Body Scrub (plus lightening and natural corn scrub) Review

Klaim produk:
Purbasari SPA lulur mandi aromatherapy dengan scrubnya yang lembut membuat kulit bersih, halus, dan tampak cerah. Dengan aroma rose memberikan sentuhan sensual yang menawan.

Cara pakai: gosokkan merata ke seluruh tubuh, bilas dengan air. Untuk hasil maksimal gunakan setiap hari sebagai pengganti sabun.

Purbasari Aromatherapy Body Scrub with gentle exfoliating scrubs leaving a clean, smooth, and glowing skin. Rose fragrance revitalizes your senses and leaves skin irresistible to touch.

Direction: Massage gently all over skin, rinse with fresh water. For best results, use daily as a soap substitute.

Ya, jadi suatu hari aku lagi jalan-jalan ke Giant dekat rumah karena pingin nyobain lulur. Tadinya waktu di kampus aku sempat terlibat pembicaraan dengan teman-teman tentang lulur. Uniknya, bukan dari segerombolan cewek-cewek yang lagi berbagi info tentang produk kecantikan, tapi dari sepasang teman yang relationship status-nya berpacaran. Kejadiannya kurang lebih seperti ini.

K (cowok) : Lihat nih, kulitku kering. Kenapa ya? (nunjukin kulit lengannya yang kering ke pacarnya, tapi aku juga liat)
V (pacarnya): Loh kan kamu udah aku belikan body scrub, itu kamu pake! (nada tinggi)
K: Tapi aneh, lunyu-lunyu gitu.
V: Iya tapi itu berarti melindungi kulit, K… Kayak kalo pake lotion terus kalo wudhu terasa licin, itu berarti lotionnya bagus. Ya kan Da? (menoleh ke aku)
Aku: Iya memang. Coba kamu pake, K…
V: lhaiya itu, kan kamu udah aku belikan lulurnya. Gapapa cowok pake lulur. Itu namanya merawat tubuh, K, bukan pake lulur terus tiba2 jadi melambai gitu kan…
Aku: hahaha…

Dan percakapan berlanjut, tapi rasanya nggak penting buat dimasukkan ke product review. Tapi intinya, tidak ada salahnya kita berusaha merawat tubuh yang dititipkan dari Tuhan, dan jadi pingin coba lulur ya.

Jadi, aku di Giant itu lihat-lihat deretan lulur. Diantara berbagai macam lulur yang tersedia, aku memilih yang ini. Pertama, karena aku anak mahasiswa biasa, aku cari yang murah, nggak sampe 20rb. Aku beli ini harganya sekitar 16rb aja. Isinya juga lumayan banyak, 250ml. Packaging menarik, bentuknya bulet dengan gambar mawar merah. Di Giant Sawojajar, Malang saat itu ada dua varian, yang mawar itu nuansanya Sensual dan yang lavender nuansanya Relaxing. Aku pilih yang sensual karena… ada yang pernah bilang aku demikian (padahal kayaknya biasa aja).

Isinya warna pink, ketika pertama dibuka baunya manis yang kuat tapi tidak murahan. Waktu dipake baunya jadi lebih lembut, tapi masih wangi. Teksturnya kayak lotion, tapi setelah digosokkan ke tubuh, baru terasa butiran scrubnya. Aku nggak tau itu termasuk kategori kasar ato lembut dibandingkan body scrub lain, karena ini yang pertamaku :p

Aku pribadi suka pake lulur ini soalnya baunya bikin semangat, badan terasa bersih dan segar. Keringat hilang semua setelah digosok dan badan jadi wangi J sip sip pokoknya. Rasanya kayak princess yang lagi manjain diri. Ya, mungkin kalo princess beneran itu digosokkan orang lain (pelayannya) tapi males banget kan kalo buka-buka di depan orang. -_- pake lulur sendiri saja sudah cukup membahagiakan. J

Aku nggak benar-benar nurutin untuk “pakai setiap hari sebagai pengganti sabun”, mungkin 
seminggu cuma 3-4 kali. Itu karena bapakku ga suka ada berbagai hal di kamar mandi jadi aku simpan lulur ini di lemariku sendiri dan diambil kalo memang lagi pingin pake. Kalo pagi kan ribet harus nyiapin sarapan dan siap-siap untuk kuliah jadi nggak mungkin luluran segala, jadi aku pake kalo sore ada kuliah lagi. Jadi refreshed setelah mandi lulur ini, siap untuk belajar lagi J

Plus ++
-          Terjangkau, isi banyak
-          Wanginya bikin semangat
-          Packaging-nya lucu bulat kayak apel :p
-          Bikin badan bersih dan segar

Min - -
-          Ya sih, packaging lucu, tapi kalo tangan lagi licin sulit banget bukanya.

Alhamdullillah dengan memakainya 3-4 kali seminggu selama berminggu-minggu (lupa tepatnya beli kapan, sekarang udah hampir habis lulurnya), kulitku jadi makin halus. Benar-benar kerasa bedanya dibandingkan saat sebelum pakai lulur J Kalo ada yang pernah coba produk ini juga, share pengalaman ya J



À bientôt J :P

Sunday, November 23, 2014

Pond's No Blackheads Facial Scrub Review

Hellooo!!



This is my first ever personal product review J I’m gonna talk about Pond’s No Blackheads facial scrub. Aku sudah pake ini selama sekitar 3-4 bulan. Karena coba-coba (aku sudah sering pake facial scrub Pond’s tapi baru kali ini yang No Blackheads) jadi belinya yang 50g. Lumayan awet lo J
Silahkan lihat dulu foto produknya :D

Front

with Volcanic Clay

Warnanya tempatnya kuning cerah, tapi (selain karena aku ingin ngilangin komedo di hidung), aku tertarik karena tertulis “with volcanic clay”. Hmmm, apa itu ya? Bikin penasaran. Dan kesannya kan keren banget gitu sebagai warga Indonesia yang negerinya terletak di Ring of Fire, dan khususnya sebagai Arek Malang yang kotanya dikelilingi enam gunung berapi… *PLAKK! Ayo fokus ke reviewnya…

Belakang


Teksturnya lumayan kental, berwarna semacam krem kusam atau coklat yang sangat-sangat muda. Kalau dikasih air dan digosok sampai berbusa, terasa adanya micro beads yang lembut, berguna untuk perlahan mengeluarkan komedo. Micro beadsnya menurutku nggak terlalu banyak dan memang lembut. Aku kira waktu beli bakal lebih banyak, ternyata nggak. Tapi hasilnya nggak buruk-buruk amat juga. Malah mungkin biar nggak menyakiti kulit wajah kita yang sensitif…

Teksturnya kental


Aku belinya di Mall Olympic Garden Malang, di toko apa ya aku lupa. Tapi bisa didapatkan dimana-mana, seperti di toko Indomaret, Alfamart, Giant, dsb. Mudah kok, cari produk Pond’s. Harganya cukup terjangkau untuk pelajar dan mahasiswa (seperti aku), nggak sampai IDR 15k. Mungkin sekitar 13k-14k gitu. J

Sayangnya foto after-nya malah gelap cahayanya. Tapi gini lah apa adanya.


Plus ++
-          Wajah terasa bersih, minyak wajah terbasuh bersih.
-          Komedo memang secara perlahan berkurang dengan penggunaan teratur.
-          Kalaupun ada ‘harta karun’ berupa komedo yang masih sembunyi di bawah kulit, lebih mudah ngeluarinnya pakai alat pengambil komedo (alat kecil dari besi dengan ujung kawat bundar).
-          Wajah lembut.

Minus - -
-          Ada rasa kulit tertarik seperti facial scrub pada umumnya. Kulit muka terasa kencang. Jadi kalo aku nggak banyak-banyak facial scrubnya, Cuma dikit aja di tangan dan dilarutin dengan air.
-          Warnanya agak aneh, anti-mainstream lah.

Jadi, produk ini memang untuk digunakan sebagaimana mestinya (yaiyalah). Kalo memang punya masalah dengan komedo bisa nyoba produk ini, yang penting teratur pemakaiannya J

Okey, bye J